Moments and Memories

Moments and Memories

Sunday, 2 July 2017

Perjalanan London - Hari ke 2 - Check in Airbnb Home - SOHO Chinatown Westminster Abbey

Kyaaaa... sudah terang saja pagi-pagi.
Ibis Style, hotel yang nyaman, terutama ada wifi dan mobile phone yang tersedia di kamar. Jadinya bisa checki checki perjalanan selanjutnya.
Breakfast walau sederhana tapi memenuhi selera. Buah, susu, roti-rotian, dan beragam cereal, selai dan teman-temannya.

Hotel ke Rumah
Rencana hari ini, Jam 12 Check out. Pesan uber menuju Fulham broadway, daerah rumah airbnb yg kami pesan, mengingat koper dan saya yang tak yakin stasiun yg terdekat ada lift nya. Hmmm bisa dibilang stasiun London termasuk stasiun tertua, selalu ada bagian naik tangganya.
Uber hanya terima kartu kredit - perjalanan kami 36£.
Daerah fulham broadway bukan di tengah kota, tp cukup strategis, jalan 1 menit sudah sampai stasiun kereta dan stasiun bus yang langsung menuju tengah kota.
Tp yang jadi pemikiran adalah, hampir semua hunian rumah airbnb itu tidak dilengkapi ac. Akan bagaimana kah malam ini? Panas kah? Ow ow ow...

Berfoto di depan pintu rumah
Penampakan depan rumah, ada 4 lantai

Gaya dulu. Mulai banyak gaya si Josh.

Jalanan depan rumah
SOHO - Chinatown - Westminster Abbey
Tidak berlama dan perut sudah lapar, kami lgsg naik Underground ke daerah SOHO.
Ajaibnya Underground tak ber ac. Panas.
Cari chinatown tetapi perut sudah lapar, langsung mampir ke chain restaurant - Angus House. Pesan steak. Secara rasa so so dan merasa makanan di Indo murah hahaha.
Karena summer, haiz, even restaurant tak ber ac. Gileee panas...
Sehabis makan, jalan jalan lihat sekeliling.


Our lunch time. Yang mana yang dekat- Angus House
Foto di gerbang Chinatown


Random Shoot - Samping Casino hehehe
Masuk ke Potrait Gallery dan National Gallery. 
Menarik nya memang museum disini gratis, hanya mendasarkan pada Donasi.
Menarik melihat lukisan di National Gallery. Pas juga lagi ada pameran lukisan Michaelangelo. Sayangnya karena papa mama sudah lelah, hanya saya dan calvin yang jalan jalan sekeliling melihat lukisannya. Ada banyak lukisan yang menggambarkan cerita dalam Alkitab. Kami belajar menikmati lukisan yang ada.
 Sayang tidak bisa lama. 
Dari kedua tempat ini, secara singkat kita melihat bagaimana Kekristenan mempengaruhi kehidupan di Inggris.
Salah satunya yang mengubah penghapusan Slavery diperjuangkan oleh seorang politikus William Wilberforce, dimana pandangan politiknya dipengaruhi oleh Alkitab.

Dibelakang mereka adalah Gedung Potrait Gallery
Sekarang foto depan gedung. Nah balonnya diikat disamping gerbang, tapi waktu kembali satu balon hilang.
Salah satu sudut Portrait Gallery

Duduk ditengah gallery
Praktek dengan kameranya


Lagi jalan ke area National Gallery
Iseng foto di jalanan. Josh you grown up

Sampailah di depan National Gallery. Ramai orang orang.
Tak sanggup jalan, duduk dulu di samping.
Nah inilah papa, menikmati lukisan lukisan



Mewah yah gedung museumnya. Banyak gedung seperti ini.

Salah satu bagian yang kusuka, Mozaic keramik dilantai.
Silauuu
Foto apa ini? Coba lihat ke arah lampu lalu lintasnya.
Yups aku menemukannya disekitaran area National Gallery, semua lalu lintas dimulai dengan lambang LGBT



Kami naik bus ke Westminster abbey. Nah ini yang buat Kaget, Bus pun hemat buka ac, alias panas. Oww.
Sayang sesudah sampai Westminster abbey harus tunggu minggu depan baru bisa masuk ke dalam. Mungkin sedang ada yang direnovasi.
Kami rencanakan untuk  balik tgl 27 sekalian melihat parade musikal Guard. Let see apakah akan sesuai rencana hehehe.




Foto foto saja dimanapun

Westminster yang ditutup

Belajar selfie 
Dinner pertama
Malam jam 7 yang masih terang benderang kita balik ke Chinatown makan di resto Four season. Review akan menu bebeknya enak. Tp menu yg lainnya so so.
Ini restaurant antri panjang biasa hari, dan dapatnya pun makan di basement.


Otw Rumah
Sehabis makan malam, langsung naik bus pulang ke rumah. Yang membedakan liburan di negara yang kita bisa bahasanya adalah pilihan transportasi bisa bus, taxi, underground, maksudnya bisa baca tulisan mau ke arah mana. *grin*
Ok, yg suka club sepakbola Chelsea? Club nya dekat banget dari rumah, tinggal jalan kaki.
Masih menyempatkan belanja sedikit sarapan untuk esok hari sampai jam 10 malam, matahari baru tenggelam.
Dan ternyata karena hari ini panas, malampun panas hiks.... hmmm tema liburan, belajar  bersyukur. Ingat Josh yang sedang batuk, memang tepay no ac. Jadi nikmatilah selama hari masih ada :). 19 June 2017

Perjalanan London - Hari ke 1 - Airport to Airport

Airport to Airport itu judulnya.

Mempertimbangkan jarak tempuh yang jauh dan juga kemungkinan jet lag untuk papa dan josh.
Kita beli tiket Pesawat dengan rute:
Jakarta-Doha Depature 09.00am (Transit 2 Jam)
Doha-London Arrival 08.30pm.
Dengan harapan tiba di London sudah waktu tidur.
Namun ternyata Pesawat Delayed 2jam.
Inti utama perjalanan ini adalah "belajar terus mengucap syukur dalam segala keadaan" and this work well.
Semestinya dengan pesawat selevel Qatar sangat strict dengan jadwal. Sayangnya seminggu sebelum keberangkatan kita, negara Qatar dikucilkan 7negara sekitar, sedikit jauh berpengaruh pada pengaturan pesawatnya.


a glimpse of economy class hahaha

Jakarta-Doha
Akhirnya masuk ke pesawat Qatar. Boeing dreamliner.
Economy class - Spacing antar bangkunya memang nyaman. Ditambah entertainment dan pengaturan lighting jendela, perjalan 7-9jam menjadi nyaman.
Karena efek pengucilan ini juga, pesawat Qatar dari Jakarta sepi, akibat pemindahkan penumpang yang akan beribadah ke pesawat lain.
Untuk Josh, bisa tidur siang dengan berbaring.
Makanan -  dapat 2 kali makan berat oww...
Yang menarik adalah child meal, dapat kotak makanan yg menarik dan juga dapat games.
Ok, relax, manjakan diri dengan tontonan bioskop. Beauty and the Beast, langsung jadi tontonan pertama.




Ah Lega bisa turun pesawat sebentar.
Transit DoHa.
Wah ini yang sayang sekali. Rencana transit 2jam agar bisa lihat sekeliling, ini sudah tidak ada waktu, hanya 30menit sudah boarding lg pesawat selanjutnya.
Bersyukur sudah bisa jalan di darat dan legain kaki.
So tidak banyak yg bisa diceritakan. Yang pastinya karena sedang bulan puasa, maka makan/minum/rokok dilarang di tempat umum.
Ingin lihat boneka beruang raksasanya.
Oiya starting May 2017, transit time lebih dr 5jam, atau yang berniat nginap semalam itu ada program freenya. Ini yg belum sempat di gali lebih jauh.


Doha-London
Sepengetahuanku, pesawat awal harusnya airbus. Tp kita kena delayed dari jakarta otomatis dipindahkan juga pesawat kita. Termasuk request bangku duduk, child meal semua tidak bisa diakomodir.
Cerita soal pemilihan kursi, sejak dari beli tiket sudah bisa booked seat, ini membantu sekali. Walaupun tidak online check in, tp kursi kita sudah terjamin. Agak berbeda dengan airline lain G*, online check in 24jam sebelum kemudian pilih bangku. Dan amit amit kalo kita terlambat atau lupa, bisa jadi tempat duduknya terpisah. Masih teringat aku dan Josh kecil harus terpisah (karena lupa online check in), dan ditambah pramugari tak bisa bilang apa apa ke penumpang lain, harus saya yang minta tolong ke penumpang itu. Sigh. Padahal anak kan tidak bisa beli tiket sendiri, semestinya sistem bisa cegah hal ini dengan lebih baik.
Anyway menghargai sistem book dan check in dari Qatar :).
Perjalanan Doha - London 8jam lagi. Nonton dan tidur dan ngobrol jadi bagian perjalanan.

Welcome. Hmm ruang masuknya biasa saja hehehe
London.
Tiba jam 10 malam. Pemeriksaan imigrasi cepat. Langsung mencari cara ke Hotel dekat bandara untuk malam pertama.
Ada bus umum dan bus hoppa hotel.
Beda nya? Harga! hahaha.
Bus umum paling 1.5£. Bus Hoopa Hotel 5£. Dikali 4 orang × rate indo, lumayan benar yah....
Karena kurangnya info, kami memilih yang termudah naik Bus Hoopa Hotel.
Pilihan hotel malam pertama Ibis Style.
Kenapa? Utk harga budget ada family room, plus breakfast. Lumayan.
Family room artinya queen bed + sofa bed yg sudah dirapikan.

Sebelahnya ada supermarket karena pom bensin. Yeay, air minum setidaknya terjamin. Ok. Saatnya istirahat. 18 June 2017

Ini lah gambaran ranjang ruang tidur malam ini
Tunggu bagasi

Saturday, 1 July 2017

Perjalanan London - Day 11 - Josh 7th Birthday - Lego and Children Museum

Happy Birthday dear Josh.

This was the 2nd time he spent his birthday out of Jakarta.
We celebrate it far far away from Jakarta.
He like Lego so much.
First crazy idea was spent one day in Windsor Legoland. But it all cancelled as the whether might be cloudy and light rain all the day.
So we change it with visiting Lego Store in Leicester Square. We told both of them that they can brought Lego not more than 15£. While me and Calvin still prepare another gift.
When I saw Josh face, I realize my intention of throwing a big surprise for my only son not always the one that make him happy, but simple little things can made him happy too. It's make me learn to be thankful everyday.

Not only Josh who enjoy the Lego store, me also. I try to make lego model of sherlock homes, but the part was all sold out. I could only find the hat dan leg hahaha. We spent 1.5hours over there, and it not crowded if you come early.

Crossing the store, we get inside MM.
Hmmm for the price, I better buy more Lego. But who not love chocolate.
The kids choose the chocolate and we also brought the funny chocolate tray. I got to try MM Dark Chocolate with peanut, yummy.
In one day they almost ate it all using that funny tray.

Time for lunch, we just headed the nearest restaurant bar for fish and chip.
Hmm restaurant has other customer, local and tourist, but the taste is so so.
There one fish and chip restaurant got a good review near our home area but till the end, we never got to try it hiks.

Anyway, till have few hour.
I told Calvin that I want to know the Childhood museum. Erhmmm it quite far away. It's a bit pushy decision that I made. The childhood museum has a collection of all toys from oldies days.
Including the toys 1800 from china dynasty, also one of queen mary doll house. At least I can take a detail look compare to the one in Windsor.
The kids take a look and play around
From there we walked to Victoria Park, one of the oldest park.
If you have time, it's great to ride the boat.
Sigh it cold and we didn't have time.
Since we want to take a bus to station, we find a new way, walk along the canal.
We found few boat house.

From there we headed to Knightbridge.
We brought a cake from Cafe Concerto. Haiz they didn't have a small size cake. And Calvin said go with it. While we actually can cross the road, get inside Harrod, there a lot of smaller cake.
We have dinner again in the Good Earth restaurant. We choose another menu, and all taste good. After dinner, we all going home.
Turn the candle, and sing a happy Birthday song for Josh.
Josh got a lego from Ama Akong too.
It's a simple birthday but wish he always remembered the feel.

You turn 7 now, we love you Josh.

Perjalanan London - Day 12 - Strolling around - Back to Jakarta

Times flies, we need to say goodbye for now.

All of us wake up late to enjoy the cold wheather under our blanket.

We do miss this city.
We came when the summer heat start and we left in the cold breeze air.

The house that we stayed for 9 nights will be sold next week. We are the last visitors. The house is plain, but clean, big, have all the things we need to stay and the light was bright.

The host was nice, he lives next door. He let us put the luggage while we strolling around.
At 12 pm, we just went to nearest park, Hyde Park. Let the kids play over there.

There were a park also in the side of the house, but we barely manage to visit there.
We miss to stroll along fulham palace near putney bridge. I read in april they have a boat racing.

For boys, playground and park is a must.
They love it.
It's remind me, how I stroll to the park in Melbourne with Josh and Mom.
It's seem Josh enjoy the outdoor area compare to our holidays in japan.
It's make me think if we will go for holiday, choose more greenary park.

For me, London is a lovely place for Museum Learning and Park Strolling.

I wish to back here again when Josh older enough to understand more of the collection.

After lunch, I took picadilly Line to Airport.
Josh was very nice, he want to accompany me. I told him that he might standing for quite long time in the train, but he insist to accompany me.
While Calvin and other took Uber XL and taking all the luggage to airport.
We actually save 50£ from luggage storage and spent it on Uber XL.
While me and Josh, cost 2.4£ to airport.
And yes it's crowded inside the train. When we got one seat, Josh asked me to sit and hold him. How nice are you Josh.

During this holiday, so many time I got upset because he was to excited and kepy following the brother. But when he only with me, he can show his gentle attitude and loving kindness.

Our flight was on 21.30pm on time.
London Heathrow wifi was good compare to DoHa.
I never success to sign in wifi in DoHa with my phone while I just took 1 minute to sign in Heathrow wifi.

Heathrow terminal 4 is oke, I can still have time to look around with 1.5hours boarding time.

The planned was on time and yeay, we got to use Air bus Plane. The magazine was july edition and the entertainment movie was more enjoyable.

We arrived at DoHa at 6am in the morning.
What make me feel amazing, all the store has open since early morning.
What make me down, hmmm even you have 2 hours transit time, you can only walk to boarding area. We must walk from E area gate to B area gate. It's a big area, but somehow you need more time to look at surrounding.
Glad we have 30minutes to sleep on a family quite room, it's more to a place with sleeping chair and all people sleeping there.
But it's not quite at all, as beside this room, duty free shop with chasier machine sound and everybody chit chat.
It's must great if the place not beside the shop.
We also found Man quite room and Woman quite room.
A little glance of Doha. Anyway, starting May 2017 from what I remember in the magazine, you can stopover for one day and took a tourist visa on arrival.
I didn't know about this, but next time if I need to transit, I will check the offers from the airlines.

Welcome Indonesia.
We shall arrived on time. But air traffic in Jakarta very crowded, we need to wait 30minutes more in the air.:(.
Finally we landed and the immigration process was fast.
Then come a wait for luggage took 30minutes more and still a lot of people waiting for their luggage.
Anyway, here am I, struggling to sleep and spending my time to write some notes of our trip.

12 days holiday came to end. Bye London

Tuesday, 9 May 2017

R Hotel Rancamaya - Family short Escape 2D1N

Location: R Hotel Rancamaya.

Date: Sunday to Monday during Public Holiday

Trip: From Jakarta to Bogor
Dua hari sebelum acara, My sista called me and let me know bahwa Bennet sakit. Owwww, a nightmare call menjelang liburan. Terbayang 2 kamar Hotel yang dipesan jadi sayang.
Syukur kondisinya semakin baik dan Yeay, bisa berangkat bersama.
Tiba di sana jam 1 siang, karena lokasi agak didalam, maka kami sudah menyiapkan bekal apalagi kalo bukan nasi padang andalan hahaha.
Sambil menunggu waktu check in, kami duduk di bangku bertenda di taman.

Room:
Kamar di Lt 6, sayang tidak ada connecting room untuk type Deluxe room yang kami pesan.
Pemandangan Wow langsung menghadap ke gunung. Ini yang paling ditunggu. Senang banget :)
Untuk kamar ini memang yang diunggulkan adalah ranjangnya - 2 size queen, akan tidur lega malam ini.
Untuk kenyamanan, bagi yg suka ranjang yg empuk, ini cocok, tapi bagiku masih lebih suka kasur di rumah hahaha.
Untuk tampilan kamar, terasa plain, minimalis.

Surrounding:
Ada minimarket didalam hotel is a plus
Ada kolam renang dan kolam bermain anak juga menyenangkan.
Ada kids club. Untuk kids activities seperti pony ride, fish feeding, etc harus membayar dalam harga yg wajar. Josh dan Bennet senang sekali menghabiskan sore hari disana.
Bisa meminjam sepeda untuk berkeliling.

Restaurant:
Untuk dinner, karena lokasi yang masuk ke dalam, maka beberapa tamu memanfaatkan go-food, termasuk my sista pesan lewat go-food yg andalannya disana Hokben.
Namun karena kami dikunjungi oleh papa mama Calvin, maka kami coba duduk di lounge dan memesan menu ala carte.
Restaurant malam itu menyajikan makanan buffet sehingga jika akan memesan ala carte maka tempat duduknya di lounge.
Dengan pesanan Sup Iga, Burger dan Pizza, rasanya cukup oke dengan harga hotel, sayang tampilan masih kurang. Untunglah masih dihibur oleh alunan lagu malam itu.
Untuk hotel yang lumayan padat hari kami menginap, breakfastnya cukup baik. Pihak hotel tanggap dengan menyediakan tempat yang dapat menampung semua tamu dengan membuka area ke arah meeting room nya, hal yang cukup baik.

Going Home:
Perjalanan pulang, kami mampir ke Gedung dalam..yihaaaa macetnya....
Tips nya adalah, satu dari kami jalan ke tmpt oleh oleh membeli dahulu, dan saat tiba, bisa langsung di angkut.
Sampai di tempat oleh oleh, untung kami dapat parkir, lalu mulai makan jajanan disekitarnya dan ternyata enak enak, yummy.

Waiting for the next trip.