Moments and Memories

Moments and Memories

Friday, 13 December 2019

Airin Iva Alijaya Baptism Day 1 Dec 2019

Setelah dua minggu berturut mama dan Aiva sakit bergantian.  Hingga Aiva mesti diuap hari rabu menjelang minggu baptisan. Akhirnya kami semua boleh mengikuti acara baptisan anak. 
Jika dulu Josh umur yang sudah bisa diajak bicara,  kenapa Aiva sekarang masih bayi?  Pertanyaan ini sempat terlontar dari Yohana, teman baik kami. 
Tentunya itu pengalaman yang berbeda. Dengan Josh kami menikmati kebaktian duduk bersama hingga acara selesai. 
Dengan Aiva kami belajar membawa anak mulai dari bayi dan menyerahkannya didalam Tuhan. Walaupun Aiva rewel karena waktunya menyusu dan barisan paling depan tidak memungkinkan untuk menidurkan Aiva. 

Didalam buku Kebenaran utama bagi Anak,  buku yang kami pakai untuk menjelaskan pada Josh apa arti baptisan itu.

Baptisan air melambangkan Kesatuan dengan Kristus melalui penyucian oleh DarahNya. 

Kami juga bersyukur hari ini mendengar persembahan lagu Joscc dimana koko Josh berada didalamnya. 

Berdoa kami boleh menjadi teladan untuk mendidik dan membimbing anak kami didalam iman Kristen dan menjadi pengikut Kristus yang sejati. 




Thursday, 12 December 2019

Gigi Pertama Bayi Aiva - 6Bulan3Minggu-12/12/2019


Hari ini Aiva tetap tidak menyukai tekstur MPASI yang di blender. Pagi dia lebih memilih mengunyah Alpukat.
Karena sudah hari ke 3 belum Pup. Menu siang adalah kuah pumpkin yang encer. Sambil Aiva mengunyah tulang ayam. 
Saat sore terbangun syukurlah dia terbangun dan pup. Kemudian mengigit apel.
Malam hari pun hanya mengigit tulang ayam saja dan 1 sendok teh alpukat.
Wortel kukus dan telur hari ini tidak disentuhnya.
Aiva pun mengigit stater cup yang baru kami kenalkan beberapa kali dalam satu hari ini. Aku masukkan ke kulkas dan isi asi dingin. 

Pas menjelang tidur, mama coba lihat. Ahhhhh satu gigi sudah bergerigi keluar. Sudah putih putih sebelah kiri bawah.
Lucunyaaaa... Tak heran kalau malam dia terbangun berkali untuk menyusu. 
Kata auntie Henny, gigi Aiva cepat keluar karena tahu mau BLW hahaha.

Wednesday, 16 October 2019

Finally we make it - First attempt - Sunday Service - JKT

Just a week before you get into 5months old, we finally manage to have a sunday service like before.

These day, We went to the nearest church from our home. Within 5 minute we can arrived there. But I missed how we used to go to Jakarta for Sunday Service.

Not easy for me, as it's really tiring if the night before I hardly fall asleep after nursing. But I always wait for the moment.

And yes, last sunday we make it. We also attend the community service.
After half day out, Aiva start to sneeze and she look really tired. Anyway, we will get used to it soon.
Fighting Aiva.

Tuesday, 15 October 2019

Curhat Josh 30Nov2018

Mama lupa ternyata Josh terus bertumbuh baik fisik dan emosi.
Dari pembicaraan sore lewat wa, Mama baru tahu Josh hari ini curhat ke temannya. "Aku kemarin capek diomelin sampai 4jam".

Mama langsung pikir, erhmmmm mama ingat betul 1jam itu termasuk waktu tunggu Josh beberes 45menit.
Ternyata terasa lama yah, karena sambil beresin sambil nangis tersedu-sedu.

Sebenarnya bermula dari Mama yang sudah tak sabar, entah bagaimana kata yang Mama ucapkan, hampir berhari-hari diproses berbeda.
Saat diingatkan Makan, Josh pilih main.
Saat diingatkan Mandi, Josh pilih makan.
Saat diingatkan untuk diam dahulu sesudah makan, Josh langsung mandi.
Lah, bagaimana ini? Apa Mama salah bicara?
Hmmm, sebenarnya dirumah cukup flexible soal jadwal, yang penting tugas dilakukan.

Selain itu, pemicu mama tak sabar lagi, karena buku Josh dimana-mana. A great thing Josh suka baca, tapi dia selalu taruh di sembarang tempat. Alhasil mulai dari kamar Mama, ruang tamu, kamar Josh semua ada bukunya yang berserak.
Josh juga selalu kreasi dengan lego dan origami, namun belakangan ini ada dimana-mana.

Akhirnya meledaklah Mama sesudah kata kata manis diucapkan tidak mempan.
Dalam 1 jam sekejap kamar Mama dan ruang tamu menjadi bersih.
Namun ini tentu eksekusi Mama yang tak baik, sambil Josh nangis sambil membereskan. Dan sesudah itu tertidur.

Saat Josh tidur, mama pikir sudah salah marah-marah. Apakah benar yah, ketika anak itu tidur, wajahnya seperti polos sekali sehingga membuat yang melihat langsung bercermin. Yah ini berlaku buat Mama banget.
Sebenarnya mungkin Mama yang dulunya mampu beberes dengan cepat, sekarang mesti beradaptasi. Dulunya toleran pikir sambil Josh pelan-pelan belajar sekarang tiba-tiba strict yang tak dikomunikasikan.

Malam hari, Mama ajak bicara. Mama minta maaf kalo Mama sudah marah-marah, tak sabaran dan emosi berlebih.
Josh memelukku kembali dan langsung katakan "tak apa ma" barangku berantakan. Ah, apakah ini sebab kenapa kita harus belajar dari anak kecil? Mengapa kau yang kecil ini bisa memaafkan dengan begitu mudahnya dan menerima pelukan mama?

Kadang mama takut, jangan sampai Mama membuat hatimu yang lembut menjadi keras. Help me God to correct when i'm wrong.

Dan Josh, ternyata rasa sakit dihatimu lebih dalam hingga kau perlu curhat yah.
It's oke nak. Dan Mama berharap kamu punya teman seiman yang bertumbuh sebagai teman curhat-mu one day.

With love for you Josh.